|
No
|
Jenis Material
|
Massa
Jenis
|
Satuan
|
|
1
|
Alumunium
|
2712
|
Kg/m3
|
|
2
|
Air
|
1000
|
Kg/m3
|
|
3
|
Baja
|
7850
|
Kg/m3
|
|
4
|
Bambu
|
300 – 400
|
Kg/m3
|
|
5
|
Balsa
|
170
|
Kg/m3
|
|
6
|
Batu Alam
|
2600
|
Kg/m3
|
|
7
|
Batu Belah
|
1500
|
Kg/m3
|
|
8
|
Batu Karang
|
700
|
Kg/m3
|
|
9
|
Batu Pecah
|
1450
|
Kg/m3
|
|
10
|
Besi Cor
|
6800 – 7800
|
Kg/m3
|
|
11
|
Besi Tuang
|
7250
|
Kg/m3
|
|
12
|
Besi Tempa
|
7750
|
Kg/m3
|
|
13
|
Beton
|
2200
|
Kg/m3
|
|
14
|
Beton Bertulang
|
2400
|
Kg/m3
|
|
15
|
Emas
|
19.300
|
Kg/m3
|
|
16
|
Granit
|
2691
|
Kg/m3
|
|
17
|
Gipsum Padat
|
2787
|
Kg/m3
|
|
18
|
Kardus
|
689
|
Kg/m3
|
|
19
|
Kayu Kelas I
|
0,9
|
Ton/m3
|
|
20
|
Kayu Kelas II
|
0,6 – 0,9
|
Ton/m3
|
|
21
|
Kayu Kelas III
|
0,4 – 0,6
|
Ton/m3
|
|
22
|
Kayu Kelas IV
|
0,3 – 0,4
|
Ton/m3
|
|
23
|
Kayu Kelas V
|
< 0,3
|
Ton/m3
|
|
24
|
Krikil, Koral, Split
|
1800
|
Kg/m3
|
|
25
|
Kertas Standar
|
1200
|
Kg/m3
|
|
26
|
Kapur
|
2100
|
Kg/m3
|
|
27
|
Kaca
|
2580
|
Kg/m3
|
|
28
|
Marmer
|
2563
|
Kg/m3
|
|
29
|
Pasangan Batu Merah
|
1700
|
Kg/m3
|
|
30
|
Pasangan Batu Belah
|
2200
|
Kg/m3
|
|
31
|
Pasangan Batu Ceak
|
2200
|
Kg/m3
|
|
32
|
Pasangan Batu Karang
|
1450
|
Kg/m3
|
|
33
|
Pasir
|
1400
|
Kg/m3
|
|
34
|
Perak
|
10.490
|
Kg/m3
|
|
35
|
Perunggu
|
8800
|
Kg/m3
|
|
36
|
Semen
|
3150
|
Kg/m3
|
|
37
|
Seng
|
7135
|
Kg/m3
|
|
38
|
Serbuk Potongan Gergaji
|
210
|
Kg/m3
|
|
39
|
Stainless Steel
|
7480 – 8000
|
Kg/m3
|
|
40
|
Tanah Lempung Basah
|
2000
|
Kg/m3
|
|
41
|
Tanah Lempung Kering
|
1700
|
Kg/m3
|
|
42
|
Tembaga
|
8920 - 8960
|
Kg/m3
|
|
43
|
Timbel
|
11400
|
Kg/m3
|
|
44
|
Lapis Resap Pengikat/Prime Coat
|
0,4 – 1,3
|
Liter/m3
|
|
45
|
Lapis Resap Perekat/Tack Coat
|
0,15 – 0,5
|
Liter/m3
|
|
46
|
Aspal Hotmix (Laston)
|
2,3
|
Ton/m3
|
|
47
|
Zinc
|
7135
|
Kg/m3
|
|
Jharwinata.blogspot.com
|
|||
Senin, 01 April 2019
Minggu, 24 Maret 2019
Metode - Metode Perbaikan Tanah
Jefri Harjawinata
Maret 24, 2019
Alat Berat, bahan kimia, Beton pracetak, dewatering, geotekstil, Metode - Metode Perbaikan Tanah, Perbaikan Tanah
3 comments
![]() |
| Sumber : Google.com |
![]() |
| Sumber : Google.com |
![]() |
| Sumber : Google.com |
![]() |
| Sumber : Google.com |
![]() |
| Sumber : Google.com |
| Sumber : Google.com |
Rabu, 20 Maret 2019
Bambu Sebagai Pengganti Besi Beton
Jefri Harjawinata
Maret 20, 2019
Bambu dan Beton, Bambu Sebagai Pengganti Besi Beton, Beton Ramah Lingkungan
13 comments
![]() |
| Sumber : Google.com |
| Sumber : Google.com |
Bambu bisa ditanam dan pertumbuhannya cepat sehingga dalam waktu lima tahun bambu sudah bisa dipanen sementara baja harus dibuat di pabrik dan membutuhkan energi dalam jumlah besar dan dalam satu kali produksi, hanya sedikit besi yang bisa dihasilkan. Namun, perlu dipertimbangkan juga apabila menggunakan bambu dalam jumlah besar, bagaimana dengan ekosistem alam dan kebutuhan bambunya apakah akan mencukupi atau tidak.
Bambu Lebih Tahan Gempa
Karena sifat material bambu yang membuatnya terlihat reot ini, maka membuat banyak orang berpikir bahwa material ini sangat berbahaya jika terkena goncangan seperti gempa, namun ternyata pandangan seperti ini tidak selalu benar ya. Karena konstruksi yang daktail dan dapat berdeformasi dengan baik justru lebih aman saat terjadi goncangan dibandingkan dengan bangunan yang kaku atau getas.
B. Kekurangan Bambu Sebagai Pengganti Tulangan Besi
Bambu Menyerap Air
Bambu adalah bahan yang mudah menyerap air, maka dalam penggunaannya sebagai pengganti tulangan besi dalam pembuatan beton, tentu air yang digunakan dalam campuran beton akan diserap oleh bambu yang kemudian membuat bambu menjadi gemuk dan bisa menyebabkan cracking nantinya pada beton.
Bambu Mudah Rusak atau Tidak Awet
Bambu juga adalah bahan yang mudah mengalami kerusakan sama seperti kayu. Maka perlu dilakukan perawatan dan pengawetan terlebih dahulu sebelum bambu digunakan. Hal ini gunakan untuk menghindari perusakan bambu oleh rayap dan rusaknya bambu akibat kadar air berlebih di dalam bambu.
Permukaan Bambu Licin
Permukaan bambu yang licin membuat bambu sulit untuk berikatan dengan campuran beton. maka dalam penggunaan bambu sebagai tulangan, perlu di lapisi dengan cat dan di berikan taburan pasir pada permukaannya sehingga permukaan bambu menjadi lebih kasar dan lengket sehingga dapat saling mengikat dengan campuran beton.
![]() |
| Sumber : Google.com |
Minggu, 17 Maret 2019
Pengertian Fondasi Raft atau Fondasi Rakit
Jefri Harjawinata
Maret 17, 2019
Fondasi rakit, Pondasi, Raft Foundation
No comments
![]() |
| Sumber : Google.com |
- Galian basemen sekaligus digunakan sebagai galian untuk pondasi rakit sehingga elevasi galian mengikuti elevasi yang telah ditentukan konsultan dengan nilai CBR min 50%. dari luas bangunan. Apabila nilai CBR tidak memenuhi maka perlu dilakukan perbaikan tanah.
- Membuat lantai kerja
- Membuat dan merakit pembesian sesuai dengan gambar kerja
- Membuat bekisting dengan pasangan batako, sebagai dinding baseman.
- Memasang pembesian dengan sistem plat dua arah
- Memasang pembesian untuk tulangan kolom dan dinding basemen
- Penyemprotan obat anti rayap
- Pengecekan pembesian sebelum pengecoran
- Pengecoran tiap - tiap bagian fondasi.
Selasa, 12 Maret 2019
Bronjong Apa Itu ?
Jefri Harjawinata
Maret 12, 2019
Bronjong, Dinding Penahan Tanah, gabion, teknik sipil
3 comments
Jika kamu sudah pernah mengerjakan pekerjaan bronjong, pasti kamu sudah tidak asing lagi dengan apa itu bronjong atau sering disebut gabion.
![]() |
| Sumber : Google.com |
![]() |
| Sumber : Google.com |
- Kawat Anyaman Minimum 0,26 kg/m2
- Kawat Tulangan Tepi 0,275 kg/m2
- Kawat Pengikat 0,24 kg/m2
- Diameter Tulangan Tepi : 4,4 mm
- Diameter Anyaman : 3,7 mm
- Diameter Pengikat : 3,0 mm
- Kuat Tarik Kawat : 41 - 51 kg/mm2
- Perpanjangan Diameter : 12% (maksimum)
- Harus Merata berbentuk segi enam
- Bukaan lubang kira - kira 80 mm x 110 mm (Toleransi 10%)
- Kuat tarik anyaman sebesar 42 - 50 kN/m.
- Keliling tepi dari anyaman kawat harus diikat kerangka bronjong.
- Teranyam dengan tiga lilitan.
![]() |
| Sumber : Google.com |
1. Keunggulan Penggunaan Bronjong.
- Fleksibel. Walaupun diisi dengan batuan dan diikat dengan kawat, tapi bronjong tetap bersifat fleksibel atau tidak kaku sehingga lebih efektif sewaktu menahan gaya akibat pergerakan tanah dibelakangnya.
- Strukturnya yang berpori memungkinkan air didalam tanah bisa keluar dengan sendirinya dan mengurangi tekanan yang terjadi pada bronjong.
- Dari segi Harga, ternyata penggunaan bronjong lebih murah jika dibandingkan dengan penggunaan Penahan Tanah dari beton.
Jumat, 05 Oktober 2018
Uji Kekuatan Beton dengan Hammer Test
Jefri Harjawinata
Oktober 05, 2018
Hammer Test, Uji Beton
7 comments
![]() |
| Sumber foto : Copyright PT. Hesa Laras Cemerlang |
![]() |
| Sumber foto : Copyright PT. Hesa Laras Cemerlang |
- Murah
- Pengukuran bisa dilakukan dengan cepat
- Mudah digunakan
- Tidak merusak objek
- Hasil pengujian dipengaruhi oleh kerataan permukaan, kelembaban beton, sifat - sifat dan jenis agretgat kasar, derajat karbonisasi dan umur beton. oleh karena itu perlu diingat bahwa beton yang akan diuji haruslah dari jenis dan kondisi yang sama.
- Sulit mengkalibrasi hasil pengujian
- Tingkat keandalannya rendah
- Hanya memberikan informasi mengenai karakteristik beton pada permukaan.
- Menyusun rencana jadwal pengujian, mempersiapkan peralatan yang diperlukan.
- Mencari data tentang letak detail konstruksi, tata ruang dan mutu bahan konstruksi selama pelaksanaan bangunan berlangsung.
- Menentukan titik test.
- Titik test untuk kolom diambil sebanyak 5 (lima) titik, masing-masing titik test terdiri dari 8 (delapan) titik tembak
- balok diambil sebanyak 3 (tiga) titik test masing-masing titik terdiri dari 5 (lima) titik tembak
- pelat lantai diambil sebanyak 5 (lima) titik test masing-masing terdiri dari 5 (lima) titik tembak.
![]() |
| Sumber foto : Copyright PT. Hesa Laras Cemerlang |
- letakkan ujung plunger yang terdapat pada ujung alat hammer test pada titik yang akan ditembak dengan memegang hammer dengan arah tegak lurus atau miring bidang permukaan beton yang akan ditest.
- Plunger ditekan secara perlahan - lahan pada titik tembak dengan tetap menjaga kestabilan arah dari alat hammer. Pada saat ujung plunger akan lenyap masuk kesarangnya akan terjadi tembakan oleh plunger terhadap beton, dan tekan tombol yang terdapat dekat pangkal hammer.
- Lakukan pengetesan terhadap masing-masing titik tembak yang telah ditetapkan semula dengan cara yang sama.
- Tarik garis vertikal dari nilai pantul yang dibaca pada grafik 1 yaitu hubungan antara nilai pantul dengan kekuatan tekan beton yang terdapat pada alat hammer sehingga memotong kurva yang sesuai dengan sudut tembak hammer.
- Besar kekuatan tekan beton yang ditest dapat dibaca pada sumbu vertikal yaitu hasil perpotongan garis horizontal dengan sumbu vertikal.

Sumber foto : Copyright PT. Hesa Laras Cemerlang
Rabu, 04 Juli 2018
Macam - Macam Bantalan Rel
Jefri Harjawinata
Juli 04, 2018
Jalan Rel, Jenis Bantalan, Macam - Macam Bantalan Rel
No comments
Bantalan rel adalah landasan tempat rel bertumpu dan diikat dengan penambat rel, oleh karena itu harus cukup kuat untuk menahan beban kereta api yang berjalan di atas rel. Bantalan dipasang melintang rel pada jarak antara bantalan yang satu dengan lainnya sepanjang 0,6 meter (wikipedia.org)
![]() |
| Sumber : Google.com |
Gambar di atas adalah jenis - jenis dari bantalan rel. mari kita bahas jenis - jenis dari bantalan rel ini satu persatu.
JENIS BANTALAN REL
1. Bantalan Kayu
Bantalan kayu adalah jenis bantalan rel yang pertama kali di gunakan sebagai bantalan dalam konstruksi jalan rel di bandingkan jenis bantalan lainnya. Biasanya bantalan kayu ini digunakan di jalan rel khususnya bagian jembatan karena kayu lebih elastis dari pada beton ataupun baja, jadi dengan menggunakan bantalan kayu, bisa mengurangi dampak getaran yang terjadi pada kereta api. Namun bantalan kayu ini juga punya kelemahan yaitu kelemahan yang umum terdapat pada bahan kayu seperti daya tahannya yang tidak terlalu lama terutama di daerah yang memiliki kelembapan dan curah hujan tinggi. Bantalan kayu yang tidak diawetkan dapat mencapai umur 3 - 15 tahun sedangkan bantalan kayu yang di awetkan dapat mencapai umur 25 - 40 tahun.
2. Bantalan Beton
Bantalan beton di buat dari beton bertulang prategang, dan pada bantalan beton ini juga sekaligus ditempatkan angker penambat. Keunggulan dari bantalan beton adalah daya tahan terhadap cuaca dibanding dengan bantalan kayu. Kelemahan dari bantalan beton adalah berat per unit dari bantalan itu sendiri sehingga dalam pelaksanaan pemasangan di lapangan akan sedikit membutuhkan upaya ekstra dengan menggunakan tenaga mekanis berupa alat berat khusus untuk pemasangan bantalan tersebut. Bantalan beton di perkirakan dapat mencapai umur pelayanan 60 tahun.
3. Bantalan Plat Besi
Bantalan besi adalah jenis bantalan rel generasi kedua yang lebih awet setelah bantalan kayu. Bantalan besi memiliki kelebihan yaitu lebih awet di bandingkan bantalan kayu namun kekurangan dari bantalan plat besi ini adalah tidak dapat dipasang pada yang ter-elekrikfikasi maupun pada trek yang menggunakan persinyalan elektrik karena dapat mengganggu persinyalan pada lalu lintas kereta api. Bantalan Plat besi baja dapat mencapai umur pelayanan 45 tahun.
4. Bantalan Slab
Adalah bantalan yang langsung menjadi satu dengan badan jalan yang dicor dalam bentuk slab. Pengerjaan harus sangat teliti untuk mendapatkan kualitas penggunaan yang nyaman.
Investasi untuk pembangunan lintasan dengan bantalan slab lebih besar dari bantalan beton atau baja, akan tetapi biaya perawatannya jauh lebih rendah. Tipe bantalan slab ini digunakan untuk membangun lintasan kereta api cepat, lintasan yang arus lalu lintas kereta apinya tinggi.
![]() |
| Sumber : Google.com |
Minggu, 24 Juni 2018
Keunggulan dan Kelemahan Angkutan Kereta Api
Jefri Harjawinata
Juni 24, 2018
kelebihan dan kekurangan, Kereta Api, Keunggulan dan Kelemahan Angkutan Kereta Api
No comments
![]() |
| Gambar 1 Sumber : Google.com |
![]() |
| Gambar 2 Sumber : Google.com |
![]() | ||
| Gambar 3 Sumber : Google.com
|
- Memberikan pelayanan yang cepat
- Barang-barang yang banyak dapat diangkut
- Menawarkan akses yang baik sepanjang jalur itu. Rel KA dapat berfungsi sebagai magnet industri
- Merupakan tipe transportasi yang bersih (relatif) Cocok untuk pengangkutan penumpang, murah, nyaman, aman, khususnya untuk jarak < 500 km
![]() |
| Gambar 5 Sumber : Google.com |
1. Memerlukan fasilitas infrastruktur khusus yang tidak bisa digunakan oleh moda angkutan lain, sebagai konsekuensinya perlu penyediaan alat angkut yang khusus (lokomotif dan gerbong).
PELAKSANAAN PERKERASAN LENTUR / FLEXIBLE
Jefri Harjawinata
Juni 24, 2018
beton aspal, perkerasan lentur, Urutan Pengerjaan Lapis Permukaan Beton Aspal
No comments
- Tentunya Lapis Pondasi Atas (LPA) sudah selesai dikerjakan dan siap untuk di beri lapisan permukaannya.
- Tentukan lebar jalan yang akan diberi Lapisan Beton Aspal (LBA)
- Lapisan permukaan LPA di semprot dengan menggunakan Air Compresor bertujuan untuk menyingkirkan debu pada bagian permukaan LPA.
- Permukaan LPA diberi lapisan aspal cair (Prime Coat) sebagai bahan ikat antara LPA dengan LBA
- Beton Aspal panas disebarkan dengan alat asphalt power/finisher. Dalam hal ini temperatur campuran harus di perhatikan atau di cek temperatur dari Beton Aspal.
- Pemadatan awal dengan menggunakan alat Smooth Steel Drum Roller (SSDR)
- Pemadatan tengah dengan menggunakan alat Pneumatic Tire Rolling (PTR)
- Pemadatan akhir dengan menggunakan alat SSDR
- Kemudian beton aspal di biarkan dingin sampai suhunya sama dengan suhu udara sekitarnya. Biasanya sekitar 2 – 4 jam
- Jalan siap di pakai dan di lalui kendaraan.
No
|
Jenis
Pekerjaan
|
Jenis
Alat
|
Berat
Alat (Ton)
|
Jumlah
Lintasan
|
Temperatur
Pengerjaan (C°)
|
Durasi
Pengerjaan (Menit)
|
1
|
Pemadatan Awal
|
SSDR
|
± 8
|
2 – 4 Lintasan
|
135 awal – 120 akhir
|
3 – 6
|
2
|
Pemadatan Tengah
|
PTR
|
± 12 - 18
|
15 – 18 Lintasan
|
120 awal – 100 akhir
|
10 – 12
|
3
|
Pemadatan Akhir
|
SSDR
|
± 8
|
3 – 5 Lintasan
|
100 awal – 70 akhir
|
4 – 6
|




























