Ilmu Dasar Teknik Sipil
  • HOME
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy policy
  • terms of service
  • Home
  • Struktur
    • GEDUNG
    • JEMBATAN
    • JALAN
    • BANGUNAN AIR
  • BAHAN
    • BETON
    • BAJA
    • KAYU
  • PROGRAM
    • SAP 2000
    • AUTOCAD
    • HEC RAS
    • PLAXIS
    • MICROSOFT PROJECT
  • TEKNIK FONDASI
    • FONDASI RUMAH
    • FOOTPLATE
    • BORPILE
  • LAINNYA
    • TEKNIK GEMPA
    • GEOTEKNIK
    • MANAJEMEN
    • MEKANIKA TANAH
  • Daftar Isi
Tampilkan postingan dengan label teknik sipil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknik sipil. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Oktober 2024

Info Kuliah Jurusan Teknik Sipil dan Prospek Kerjanya

 Jefri Harjawinata     Oktober 31, 2024     JURUSAN TEKNIK SIPIL, KULIAH TEKNIK SIPIL, PEKERJAAN TEKNIK SIPIL, teknik sipil     No comments   

 

JURUSAN TEKNIK SIPIL

APA ITU TEKNIK SIPIL?

Program studi Teknik Sipil mempelajari proses merancang, membangun, serta merenovasi, tidak hanya bangunan gedung, tapi juga infrastruktur jalan, jembatan, bendungan, dan infrastruktur lainnya. Mempelajari ilmu Teknik Sipil, kamu akan memahami unsur-unsur bangunan seperti beton, baja, aspal, dan lain-lain. Kamu juga akan memahami bagaimana perancangan struktur bangunan yang kuat, layak, dan efisien. Di jurusan Teknik Sipil kamu juga akan mempelajari dasar rancangan arsitektur. Teknik sipil punya peran yang sangat penting terhadap kehidupan manusia, ilmunya berkembang sejalan dengan kebutuhan dan pergerakan manusia. Kemajuan teknologi transportasi akan berpengaruh pada pembangunan infrastruktur, seperti perluasan jalan, pembangunan jalan toll, underpass, flyover, dan lain-lain. Perubahan lingkunganpun akan berpengaruh terhadap pembangunan. Unsur cuaca, iklim, struktur tanah, dan gempa bumi, menjadi pertimbangan penting dalam pembangunan gedung dan infrastruktur. Karena itu para profesional di bidang Teknik Sipil haruslah cermat dan teliti.

KENAPA PILIH JURUSAN TEKNIK SIPIL?

Teknik sipil menjadi salah satu program studi yang punya peran penting dalam perkembangan suatu negara, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan ekonomi. Sebagai negara berkembang, Indonesia sedang gencar melakukan pembangunan infrastruktur di mana-mana. Karenanya, para ahli di bidang Teknik Sipil akan sangat di butuhkan untuk menyukseskan pembangunan. Program studi ini menyediakan peluang untuk bekerja dan berkarya yang sangat besar. Syaratnya, kamu harus punya minat besar dalam bidang desain dan konstruki. Selain itu kamu harus menguasai matematika dan fisika dengan baik, sebab kedua bidang itu menjadi pondasi dalam pembelajaran Teknik Sipil.

MATA KULIAH APA SAJA KULIAH JURUSAN TEKNIK SIPIL?

  1. FISIKA DASAR
  2. KALKULUS
  3. KIMIA DASAR
  4. PENGANTAR REKAYASA DAN DESAIN
  5. GAMBAR TEKNIK
  6. REKAYASA BAHAN KONSTRUKSI
  7. MATEMATIKA TEKNIK
  8. MEKANIKA FLUIDA DAN HIDRAULIKA
  9. MEKANIKA BAHAN
  10. MEKANIKA TAHAN
  11. REKAYASA HIDROLOGI
  12. REKAYASA LALU LINTAS
  13. ANALISIS STRUKTUR BANGUNAN
  14. GEOMATIKA/PEMETAAN
  15. GEOMETRI JALAN RAYA
  16. STRUKTUR BETON
  17. IRIGASI DAN DRAINASE
  18. MANAJEMEN KONSTRUKSI
  19. STRUKTUR BAJA
  20. UTILITAS BANGUNAN
  21. DASAR-DASAR ARSITEKTUR
  22. TEKNIK FONDASI
  23. KONSTRUKSI JALAN RAYA
  24. EKONOMI TEKNIK
  25. REKAYASA LINGKUNGAN
  26. PERANCANGAN PERKERASAN JALAN
  27. STRUKTUR BANGUNAN TAHAN GEMPA
  28. SURVEI DAN PEMETAAN LANJUT
  29. MANAJEMEN KUALITAS KONSTRUKSI
  30. COMPUTER AIDED DESIGN (CAD)
  31. ASPEK HUKUM JASA KONSTRUKSI

KEMAMPUAN SOFTSKILL UNTUK JURUSAN TEKNIK SIPIL 
  1. TELITI
  2. TEKUN
  3. DETAIL
  4. RASIONAL
  5. OBSERVAN
  6. TERSTRUKTUR
  7. INDEPENDEN
  8. EKSAK (SENANG HITUNGAN)
  9. ANALISIS
  10. SENANG RISET
  11. TEAM WORKING

PROSPEK KERJA JURUSAN TEKNIK SIPIL

Perekonomian Indonesia masih berkembang, pembangunan masih akan berlangsung untuk jangka waktu yang cukup panjang. Jika kamu mengambil jurusan Teknik Sipil, kamu tidak perlu khawatir akan peluang kerja. Sejauh kamu memiliki kompetensi dan kualitas keahlianmu bisa diandalkan, maka kamu bisa bekerja di berbagai perusahaan properti, konstruksi, atau pengembang. Peluang kerja lulusan Teknik Sipil juga terbuka lebar di instansi pemerintah seperti di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Perencanaan Nasional (BPN), dan BUMN yang bergerak di bidang konstruksi.

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Senin, 15 April 2019

Irigasi Bagi Teknik Sipil

 Jefri Harjawinata     April 15, 2019     Irigasi, Irigasi Bagi Teknik Sipil, irigasi dan teknik sipil, Jenis irigasi, teknik sipil, tujuan irigasi     No comments   

Irigasi
Irigasi merupakan suatu ilmu yang memanfaatkan air untuk tanaman mulai dari tumbuh sampai masa panen. Air tersebut diambil dari sumbernya, dibawa melalui saluran, dibagikan kepada tanaman yang memerlukan secara teratur, dan setelah air tersebut terpakai, kemudian dibuang melalui saluran pembuang menuju sungai kembali. Lantas mengapa orang Teknik Sipil mempelajari ilmu Irigasi ?

Coba perhatikan keterangan ini rekan - rekan sekalian :  Irigasi merupakan usaha untuk mendatangkan air dengan membuat bangunan dan jaringan berupa saluran - saluran untuk mengalirkan air guna keperluan pertanian, membagi-bagikan air ke sawah-sawah atau ladang-ladang dengan cara yang teratur dan membuang air yang tidak diperlukannya lagi, setelah air itu digunakan dengan sebaik-baiknya.
Apakah rekan  - rekan sekalian bisa melihat apa fungsi dari orang teknik sipil dalam proses irigasi ? Ya, fungsi kita adalah sebagai penyedia jasa yang digunakan untuk membuat bangunan dan merencakan jaringan irigasi termasuk memfasilitasi segala hal yang berhubungan dengan jaringan irigasi agar tujuan dari irigasi untuk mengairi sawah dan ladang bisa tercapai. maka, sangatlah penting bagi kita orang sipil, untuk memahami ilmu irigasi. Lantas, Apa saja jenis - jenis irigasi ? 
Irigasi
Sumber : Google.com
A. Jenis – Jenis Irigasi
1). Irigasi Permukaan adalah pengaliran air di atas permukaan dengan ketinggian air sekitar 10 - 15 cm di atas permukaan tanah. Irigasi permukaan merupakan sistem irigasi yang menyadap air langsung di sungai melalui bangunan bendung maupun melalui bangunan pengambilan bebas (free intake) kemudian air irigasi dialirkan secara gravitasi melalui saluran sampai ke lahan pertanian. Di sini dikenal saluran primer, sekunder, dan tersier. Pengaturan air ini dilakukan dengan pintu air. Prosesnya adalah gravitasi, tanah yang tinggi akan mendapat air lebih dulu.

2). Irigasi Lokal  adalah  cara air distribusikan dengan menggunakan pipa. Di sini juga berlaku gravitasi, di mana lahan yang tinggi mendapat air lebih dahulu. Namun air yang disebar hanya terbatas sekali atau secara lokal.

3). Irigasi Penyemprotan adalah irigasi yang biasanya menggunakan cara penyemprotan air atau sprinkle. Air yang disemprot akan seperti kabut, sehingga tanaman mendapat air dari atas, daun akan basah lebih dahulu, kemudian menetes ke akar.

4). Irigasi dengan menggunakan pompa air. Air diambil dari sumur dan dinaikkan menggunakan pompa air, kemudian dialirkan dengan berbagai cara, misalnya dengan pipa atau saluran. Pada musim kemarau irigasi ini dapat terus mengairi sawah.

5). Irigasi Tanah Kering dengan Terasisasi. Negara Afrika yang dikenal sebagai daerah yang kering menggunakan sistem ini. Ada beberapa sistem irigasi untuk tanah kering, yaitu: irigasi tetes (drip irrigation), irigasi curah (sprinkler irrigation), irigasi saluran terbuka (open ditch irrigation), dan irigasi bawah permukaan (subsurface irrigation).
Irigasi
Sumber : Google.com
B. Apa Tujuan Irigasi
Selain untuk mengairi sawah atau lahan pertanian, irigasi juga memiliki tujuan lain, yaitu :
1). Memupuk atau merabuk tanah.  Air sungai juga memiliki zat – zat yang baik untuk tanaman.
2). Membilas air kotor. Biasanya ini didapat di perkotaan. Saluran – saluran di daerah perkotaan banyak sekali terdapat kotoran yang akan mengendap apabila dibiarkan, sehingga perlu dilakukan pembilasan.
3). Kultamase ini hanya dapat dilakukan bila air yang mengalir banyak mengandung mineral, material kasar. Karena material ini akan mengendap bila kecepatan air tidak mencukupi untuk memindahkan material tersebut.
4). Memberantas hama, Gangguan hama pada tanaman seperti sudep, tikus, wereng dan ulat dapat diberantas dengan cara menggenangi permukaan tanah tersebut dengan air sampai batas tertentu.
5). Mengatur suhu tanah, Mengatur suhu tanah, misalnya pada suatu daerah suhu tanah terlalu tinggi dan tidak sesuai untuk pertumbuhan tanaman maka suhu tanah dapat disesuaikan dengan cara mengalirkan air yang bertujuan merendahkan suhu tanah.
6). Membersihkan tanah, Membersihkan tanah, dilakukan pada tanah yang tidak subur akibat adanya unsur-unsur racun dalam tanah. Salah satu usaha misalnya penggenangan air di sawah untuk melarutkan unsur-unsur berbahaya tersebut kemudian air genangan dialirkan ketempat pembuangan.
7). Mempertinggi permukaan air tanah. Mempertinggi permukaan air tanah, misalnya dengan perembesan melalui dinding-dinding saluran, permukaan air tanah dapat dipertinggi dan memungkinkan tanaman untuk mengambil air melalui akar-akar meskipun permukaan tanah tidak dibasahi.

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Selasa, 12 Maret 2019

Bronjong Apa Itu ?

 Jefri Harjawinata     Maret 12, 2019     Bronjong, Dinding Penahan Tanah, gabion, teknik sipil     3 comments   

Bronjong Apa Itu ? 

Jika kamu sudah pernah mengerjakan pekerjaan bronjong, pasti kamu sudah tidak asing lagi dengan apa itu bronjong atau sering disebut gabion. 
Bronjong adalah suatu konstruksi dasar dari bangunan maupun tanggul. Bronjong sering digunakan untuk mengatasi problem longsor akibat pergeseran tanah dan erosi akibat gerusan air. Bronjong umumnya dapat ditemukan pada tepi sungai maupun tebing yang kondisi tanahnya rawan terhadap longsor. 
Bronjong ini terbuat dari anyaman kawat baja yang dilapisi dengan seng atau galvanis. kekuatan kawat baja ini sangat kuat sehingga membutuhkan mesin untuk menganyamnya. Ikatan yang dibuat juga menggunakan teknik khusus sehingga ikatan harus benar - benar kuat dan sulit untuk terlepas jadi bronjong bisa kuat dalam menahan erosi maupun longsor. 
Bentuk bronjong biasanya kotak seperti balok dan bagian dalamnya diisikan batu berukuran besar berfungsi untuk menahan pergerakan tanah dibelakannya. Berikut adalah gambar bronjong biar kamu lebih jelas ya...
Bronjong
Sumber : Google.com

Bronjong
Sumber : Google.com

Selain kawat baja galvanis tadi yang digunakan untuk menganyam bronjong, ada bahan lain lagi yang bisa digunakan sebagai alternatif yaitu kawat berlapis PVC. Biasanya kawat berlapis PVC ini digunakan untuk menambah estetika karena luarnya terlihat lebih menarik. 
Saya baca dibeberapa artikel juga katanya kawat yang dilapisi PVC ini lebih lebih unggul daripada kawat baja galvanis. misalnya kawat PVC memiliki dua lapisan yang lebih kuat dari galvanis dan juga tahan terhadap karat dan kadar asam yang tinggi. Berikut adalah hal - hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan Bronjong. 

Hal - Hal yang Perlu diperhatikan : 
1. Karakteristik kawat bronjong pabrikasi
Umumnya terbuat dari bahan baja karbon rendah berlapis galvanis tebal. Spesifikasinya sebagai berikut. 
  • Kawat Anyaman Minimum 0,26 kg/m2
  • Kawat Tulangan Tepi 0,275 kg/m2
  • Kawat Pengikat 0,24 kg/m2
2. Heavy Galvanized dan Lapis PVC
  • Diameter Tulangan Tepi : 4,4 mm
  • Diameter Anyaman : 3,7 mm
  • Diameter Pengikat : 3,0 mm
  • Kuat Tarik Kawat : 41 - 51 kg/mm2
  • Perpanjangan Diameter : 12% (maksimum)
3. Anyaman
  • Harus Merata berbentuk segi enam
  • Bukaan lubang kira - kira 80 mm x 110 mm (Toleransi 10%)
  • Kuat tarik anyaman sebesar 42 - 50 kN/m.
  • Keliling tepi dari anyaman kawat harus diikat kerangka bronjong.
  • Teranyam dengan tiga lilitan.
4. Setiap bronjong kawat pabrikasi harus diberi sekat jarak 1 meter. Sekat harus disatukan dengan cara dililitkan ke kawat pengikat pada bagian dasar bronjong. 

Sekarang apa saja kelebihan atau keunggulan penggunaan kawat bronjong dibandingkan metode kerja yang lain : 
Bronjong
Sumber : Google.com

1. Keunggulan Penggunaan Bronjong.
  • Fleksibel. Walaupun diisi dengan batuan dan diikat dengan kawat, tapi bronjong tetap bersifat fleksibel atau tidak kaku sehingga lebih efektif sewaktu menahan gaya akibat pergerakan tanah dibelakangnya. 
  • Strukturnya yang berpori memungkinkan air didalam tanah bisa keluar dengan sendirinya dan mengurangi tekanan yang terjadi pada bronjong. 
  • Dari segi Harga, ternyata penggunaan bronjong lebih murah jika dibandingkan dengan penggunaan Penahan Tanah dari beton. 



Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Kamis, 10 Mei 2018

Apa itu Manajemen Proyek ?

 Jefri Harjawinata     Mei 10, 2018     civil enginner, manajemen, manajemen proyek, teknik sipil     No comments   

sumber : Google.com

Apa sih manajemen proyek itu ?? sebelum kita membahas tentang definisi dari manajemen proyek, alangkah lebih baiknya kalau kita tahu dulu tentang kata 'manajemen' dan 'proyek'. 

'Manajemen' secara umum dapat di definisikan sebagai suatu seni dalam ilmu dan pengorganisasian seperti menyusun perencanaan, membangun organisasi dan pengorganisasiannya, pergerakan, serta pengendalian atau pengawasan. Atau biar lebih gampang di pahami, manajemen merupakan suatu ilmu pengetahuan yang sistematis agar dapat memahami mengapa dan bagaimana manusia saling bekerja sama agar dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain maupun golongan tertentu dan masyarakat. 

'Proyek' adalah sebuah kegiatan yang bersifat sementara yang telah ditetapkan awal pekerjaannya dan waktu selesainya dan biasanya di batasi oleh waktu dan anggaran atau pendanaan. untuk mencapai tujuan dan hasil yang spesifik dan unik, dan pada umumnya untuk menghasilkan sebuah perubahan yang bermanfaat atau yang mempunyai nilai tambah. 

sumber : Google.com

Jadi, Manajemen Proyek adalah sebuah disiplin ilmu yang mengkaji tentang perencanaan, pengorganisasian, pengelolaan, pengendalian, untuk dapat mencapai tujuan - tujuan proyek. Dalam ilmu manajemen proyek ini, kita akan mempelajari tentang bagaimana kita dapat memanfaatkan sumber daya seoptimal mungkin untuk mencapai sasaran yang telah di tentukan. fungsi dasar dari manajemen proyek ini adalah pengelolaan WAKTU, TENAGA, UPAH, MUTU. Pengelolaan aspek - aspek tersebut jika di lakukan dengan benar maka hal ini merupakan kunci keberhasilan dalam penyelenggaraan suatu proyek. 

Dengan adanya manajemen proyek maka akan terlihat batasan mengenai tugas, wewenang, dan tanggung jawab dari pihak-pihak yang terlibat dalam proyek baik langsung maupun tidak langsung, sehingga tidak akan terjadi overlapping atau tugas yang di lakukan secara bersamaan. 
Apabila fungsi - fungsi manajemen proyek di realisasikan dengan jelas dan terstruktur, akan tujuan akhir dari sebuah proyek akan terwujud yaitu: 

1. TEPAT WAKTU
2. TEPAT JUMLAH
3. TEPAT KUALITAS
4. TEPAT BIAYA
5. Tidak ada masalah Sosial
6. K3 dapat tercapai dengan baik. 

Selain itu, dalam manajemen proyek kita akan belajar banyak hal untuk manajemen, seperti belajar tentang manajemen biaya, yaitu kita akan belajar bagaimana membuat RAB. kita juga akan belajar tentang manajemen waktu, yaitu kita akan belajar untuk membuat time schedule atau waktu pelaksanaan proyek, dan kita juga akan belajar tentang manajemen TENAGA, yaitu kita akan belajar untuk menangani masalah sosial yang timbul diproyek, dan masih banyak lagi yang bisa kita pelajari dalam bidang ilmu manejemen proyek ini. 
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Postingan Lama Beranda

Popular Posts

  • Konversi Kuat Tekan Beton F'c (MPa) ke K (Kg/cm2)
    Sumber : Google.com Beton terkenal karena kekuatannya dalam menahan gaya tekan. Kuat tekan beton merupakan parameter dari mutu/kualitas beto...
  • Mahasiswa Teknik Sipil Wajib Baca!! Istilah Proyek di Lapangan
    Sebelumnya saya senang mengucapkan selamat karena kamu sangat beruntung jika kamu adalah seorang mahasiswa teknik sipil yang sedang membaca ...
  • Membuat Laporan Harian, Mingguan, Bulanan
    Apa sih itu Laporan Harian, Laporan Mingguan, dan Laporan Bulanan? dan Bagaimana sih cara membuatnya? Bisa jadi inilah pertanyaan yan...
  • CARA MENENTUKAN TIPE RUMAH
    Apa sih maksudnya TIPE RUMAH 21, 36, 45, 54 dll ? seringkali para developer menawarkan jasa pembuatan rumah ataupun menjual rumah dengan me...

Follow Kami

  • Follow on Twitter
  • Like on Facebook
  • Subscribe on Youtube
  • Follow on Instagram

HALAMAN

  • Home
  • About Me

Blog Archive

  • ▼  2025 (2)
    • ▼  Agustus (2)
      • APA ITU RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)
      • Jenis - Jenis Fisher dan Fungsinya
  • ►  2024 (12)
    • ►  November (11)
    • ►  Oktober (1)
  • ►  2022 (2)
    • ►  September (2)
  • ►  2021 (11)
    • ►  Oktober (4)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2020 (8)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2019 (30)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (4)
  • ►  2018 (17)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (11)
  • ►  2017 (16)
    • ►  April (10)
    • ►  Maret (6)
  • ►  2016 (2)
    • ►  April (2)
  • ►  2014 (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)

Laporkan Penyalahgunaan

Pengikut Blog

Daftar Pengunjung Blog

MOTTO PENULIS

Sebanyak apapun Ilmu yang anda miliki, itu tidak akan berguna jika hanya untuk DIRI SENDIRI - Admin

Copyright © Ilmu Dasar Teknik Sipil | Powered by Blogger
Design by Hardeep Asrani | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates