Ilmu Dasar Teknik Sipil
  • HOME
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy policy
  • terms of service
  • Home
  • Struktur
    • GEDUNG
    • JEMBATAN
    • JALAN
    • BANGUNAN AIR
  • BAHAN
    • BETON
    • BAJA
    • KAYU
  • PROGRAM
    • SAP 2000
    • AUTOCAD
    • HEC RAS
    • PLAXIS
    • MICROSOFT PROJECT
  • TEKNIK FONDASI
    • FONDASI RUMAH
    • FOOTPLATE
    • BORPILE
  • LAINNYA
    • TEKNIK GEMPA
    • GEOTEKNIK
    • MANAJEMEN
    • MEKANIKA TANAH
  • Daftar Isi

Selasa, 16 April 2019

Mengenal Sistem Jaringan dan Bangunan Irigasi

 Jefri Harjawinata     April 16, 2019     Bangunan irigasi, Irigasi Bagi Teknik Sipil, Jaringan irigasi, Jenis irigasi, Mengenal Sistem Jaringan dan Bangunan Irigasi     1 comment   

A. JARINGAN IRIGASI
Mengenal Sistem Jaringan dan Bangunan Irigasi
Sumber : Google.com
Dalam jaringan Irigasi ada 4 unsur pokok dari sistem jaringan irigasi yaitu: 
1). Bangunan utama
2). Jaringan pembawa dan kelengkapan bangunannya
3). Saluran pembuang
4). Petak tersier. 

1). Bangunan Utama
Bangunan-bangunan utama (head works) dimana air diambil dari sumbernya, umumnya sungai atau waduk. Bangunan utama adalah suatu komplek bangunan yang direncanakan dibangun di sepanjang sungai atau aliran air untuk membelokkan air ke saluran irigasi. Bangunan utama dapat mengatur debit dan mengurangi sedimen yang masuk ke saluran irigasi. Bangunan utama terdiri dari: bangunan pengelak dengan peredam energy, pengambilan utama, pintu bilas, kolam olak, kantung lumpur, dan tanggul banjir. Bendungan (weir) berfungsi untuk mengatur atau meninggikan muka air hingga dapat disadap. Selain itu, ada penyadapan bebas atau penyadapan pada waduk atau penyadapan dengan pompa apabila pengaliran secara gravitasi dengan meninggikan muka air tak mungkin.

2). Jaringan Pembawa dan Kelengkapan Bangunannya
Jaringan pembawa terdiri dari jaringan utama dan jaringan tersier. Jaringan saluran utama terdiri dari saluran primer dan saluran sekunder. Sedangkan jaringan tersier terdiri dari atas saluran serta saluran kuarter di petak tersier. Dalam saluran tersebut dilengkapi dengan saluran pembagi, bangunan sadap tersier, bangunan bagi sadap dan bok – bok tersier. Bangunan sadap tersebut dapat pula berfungsi sebagai bangunan ukur atau hanya dapat berfungsi sebagai pengatur debit. Dalam saluran primer atau sekunder dilengkapi dengan bangunan pengatur muka dan pada saluran pembawa dengan aliran super kritis dilengkapi bangunan terjun, got miring. Pada saluran pembawa sub kritis dilengkapi dengan bangunan talang, sipon, jembatan sipon, bangunan pelimpah, bangunan penguras, saluran pembuang samping dan jalan jembatan.

3). Saluran Pembuang
Saluran pembuang terdiri dari saluran pembuang utama, yaitu saluran yang menampung kelebihan air dari jaringan sekunder dan tersier keluar daerah irigasi. Saluran pembuang tersier adalah saluran yang menampung dan membuang kelebihan air dari petak sawah ke saluran pembuang primer atau sekunder.

4). Petak Tersier
Petak tersier terdiri dari kumpulan petak sawah (100 ha, 150 ha) yang dilengkapi dengan saluran tersier, serta saluran kuarter. Dalam operasi dan pemeliharaannya, petak tersier ini sudah menjadi tanggung jawab dari petani pemakai air.

B. BANGUNAN IRIGASI
Mengenal Sistem Jaringan dan Bangunan Irigasi
Sumber : Google.com
Bangunan - Bangunan Irigasi yaitu : 
1). Bangunan Bagi dan Sadap 
Bangunan bagi terletak di saluran primer dan sekunder pada suatu titik cabang dan berfungsi untuk membagi aliran antara dua saluran atau lebih. Bangunan sadap tersier mengalirkan air dari saluran primer atau sekunder ke saluran tersier penerima. Bangunan bagi dan sadap mungkin digabung menjadi satu rangkaian bangunan. Boks-boks bagi di saluran tersier membagi aliran untuk dua saluran atau lebih (tersier, subtersier, dan/atau kuarter).

2). Bangunan Pengukur dan Pengatur
Aliran akan diukur di hulu (udik) saluran primer, di cabang saluran jaringan primer dan di bangunan sadap sekunder maupun tersier. Peralatan alat ukur dapat dibedakan menjadi alat ukur aliran atas bebas (free overflow) dan alat ukur aliran bawah (underrflow). Beberapa dari alat-alat pengukur dapat juga dipakai untuk mengatur aliran air.

3). Bangunan Pelengkap
  1. Tanggul-tanggul diperlukan untuk melindungi daerah irigasi terhadap banjir yang berasal dari sungai, saluran pembuang yang besar atau laut. Pada umumnya tanggul diperlukan di sepanjang sungai sebelah hulu bending atau di sepanjang saluran primer
  2. Pintu bangunan di saluran biasanya dibuat dari baja. Dalam standar bangunan irigasi diberi detail-detail lengkap mengenai ukuran dan tipe standar pintu. Adapun tipe-tipe pintu standar adalah sebagai berikut : 1). Pintu Gerak; 2). Pintu Crump de Gruyter; 3). Pintu Sorong.
  3. Fasilitas-fasilitas eksploitasi, diperlukan untuk eksploitasi jaringan irigasi secara efektif dan aman. Fasilitas-fasilitas tersebut antara lain meliputi : kantor-kantor di lapangan, bengkel, jaringan komunikasi, papan eksploitasi, dan sebagainya.
  4. Bangunan-bangunan pelengkap yang dibuat sepanjang saluran, meliputi :
    • Pagar, rel pengaman, dan sebagainya, guna memberikan pengaman sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.
    • Kisi-kisi penyaring untuk mencegah tersumbatnya bangunan sipon dan gorong-gorong panjang oleh benda-benda yang hanyut.
    • Jembatan-jembatan untuk keperluan penyebrangan bagi petani atau penduduk.
Untuk mengetahui tentang peran teknik sipil dalam bidang irigasi, bisa di baca dalam artikel yang ini Irigasi Bagi Teknik Sipil




Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Penyebab Kerusakan Jalan Aspal

 Jefri Harjawinata     April 16, 2019     aspal rusak, faktor kerusakan jalan, Kerusakan Jalan, Penyebab Kerusakan Jalan Aspal, perkerasan lentur     No comments   


Kegagalan konstruksi yang mengakibatkan perkerasan jalan gagal adalah hal yang mungkin terjadi di setiap kegiatan konstruksi. Bahkan hal ini sudah dicantumkan dalam undang-undang No.19 tahun 1990 tentang jasa kontruksi yang mensyaratkan agar kegagalan bangunan dimasukkan didalam kontrak agar bisa menjaga asas keadilan. Faktor penyebab kegagalan konstruksi ini pada dasarnya sangatlah luas tergantung aspek yang dilihat. Mulai dari pelaksanaan proyek yang tidak benar, sistem pengawasan, kerusakan peralatan, instalasi produksi tidak tepat, gangguan selama proyek hingga berbagai faktor alam yang menyebabkan kerusakan jalan. 
Bentuk dan penyebab kerusakan jalan yang terjadi di ruas jalan bentuknya pun sangat beragam, mulai dari retak-retak (cracking), berlubang (pothole), bergelombang (corrugation) hingga membentuk alur cekungan jejak roda kendaraan (rutting) dan genangan aspal di permukaan jalan (bleeding). Maka, apa saja faktor - faktor penyebab kerusakan jalan? mari kita bahas bersama rekan - rekan sipil sekalian. 

1. Kadar Aspal Tidak Sesuai Job Mix Formula (JMF)
Job Mix Formula (JMF) adalah komposisi material penyusun aggregat aspal yang dibuat di laboratorium sebelum pelaksanaan lapangan dimulai. JMF ini dijadikan acuan untuk pekerjaan aggregat aspal di lapangan. Jika dalam JMF menyebutkan kadar aspal yang harus dipakai minimal 6,2% maka kadar aspal yang digunakan di lapangan haruslah minimal atau lebih dari 6,2% juga. JMF ini tidak paten selama proyek melainkan bisa berubah sesuai kondisi lapangan dan harus di setujui oleh Konsultan pengawas. Sebagai kontraktor tidak boleh merubah kadar aspal di lapangan kecuali JMF juga ikut berubah. 
Apabila kadar aspal yang digunakan di lapangan lebih kecil dibanding kadar aspal di JMF akan berakibat fatal pada mutu aggregat aspal di lapangan. Hal itu disebabkan daya rekat dan fleksibilitas akan menjadi tidak maksimal. Hasilnya setelah pengaspalan selesai jalan akan menjadi retak rambut. Jika terjadi retak rambut maka air hujan akan masuk ke struktur di bawahnya. Jika dibiarkan terus air akan merusak struktur bawahnya dan merusak jalan tersebut.

Solusi untuk mengatasi jalan aspal yang sudah retak adalah dengan patching atau memotong dan mengambil sebagian aggregat aspal yang rusak. Kemudian diganti dengan aggregat aspal yang baru.

2. Suhu Penghamparan Aspal di lapangan Tidak Sesuai Spesifikasi. 
Salah satu penyebab kerusakan aspal yang sering terjadi adalah aggregat aspal sudah dingin ketika sampai di lapangan. Alasannya adalah jarak AMP (Asphalt mixing plant) dengan lokasi pengaspalan terlalu jauh. Namun alasan itu tidak bisa dibenarkan karena kontraktor terikat dengan spesifikasi dan kontrak. Lalu berapa sih suhu penghamparan aspal yang benar?
Suhu aspal yang normal pada saat dituangkan di asphalt finisher adalah 135-150ã…‡ c. Biasanya sebelum dihamparkan akan diperiksa terlebih dahulu menggunakan termometer. Apabila suhu aspal menjadi dingin dan kurang dari suhu yang diisyaratkan maka aggregat aspal menjadi keras menggumpal. Aggregat aspal yang menggumpal akan menyebabkan aggregat aspal susah dipadatkan sehingga density aspal menjadi berkurang. 
Apabila dipaksakan tetap dihampar maka dalam waktu beberapa minggu setelah pengaspalan, jalan akan cepat rusak karena tidak homogen lagi.

3. Tanah Timbunan Belum Padat.
Apabila tanah timbunan belum padat sebaiknya jangan terburu - buru untuk menimpa dengan lapis pondasi. Walaupun campuran lapis pondasi menggunakan material yang sangat baik, jika terjadi penurunan tanah dasar akan terjadi kerusakan parah.

4. Pengaspalan dilakukan Saat LPA dan LPB Belum Kuat.
LPA adalah lapis pondasi atas yang terletak tepat di bawah aggregat aspal sedangkan LPB adalah lapis pondasi bawah yang terletak di bawah LPA dan diatas tanah dasar. 
Seringkali dalam pelaksanaan di lapangan lebih mengutamakan percepatan tanpa memperhatikan kualitas pekerjaan. Karena alasan percepatan LPA atau LPB yang belum keras langsung ditimpa dengan aggregat aspal. Hal ini akan berakibat sangat fatal karena apabila pondasi jalan rusak struktur di atasnya akan ikut rusak. Ini adalah salah satu penyebab kerusakan aggregat aspal yang sering terjadi. Biasanya kerusakan yang terjadi akan membentuk sebuah kubangan berisi air. 

Solusi yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kerusakan ini adalah dengan mengganti semua lapis pondasi dan dilakukan pengaspalan ulang. Semakin banyak kerusakan tentunya akan menyebabkan kerugian pada kontraktor. Oleh karena itu perlunya kehati-hatian dalam melaksanakan pekerjaan di lapangan.  

5. Jumlah Passing Pemadatan Kurang
Faktor penyebab lainnya terjadi kerusakan pada jalan aspal adalah kurangnya pemadatan menggunakan alat berat. Pemadatan aspal biasa menggunakan 2 alat yaitu tandem roller dan PTR (pneumatic tire roller).
Jumlah passing pemadatan aspal memang tiap proyek berbeda-beda namun biasanya dilakukan uji trial terlebih dahulu untuk mengetahui jumlah passing. Hasil uji trial tersebut dijadikan acuan untuk pekerjaan di lapangan. Apabila jumlah passing di lapangan lebih sedikit dari saat trial maka tingkat kepadatan berkurang (density). Seperti yang diketahui density minimal sesuai spesifikasi adalah 98%. Jika kurang dari itu akan dikhawatirkan lapisan air tidak 100% kedap air. Air akan masuk ke struktur pondasi dan lama kelamaan akan menyebabkan kerusakan aspal. 

6. Komposisi Abu Batu 
Banyak orang yang sering mengabaikan peranan material abu batu ini. Padahal dalam campuran aggregat aspal abu batu sangat membantu dalam kerekatan. Faktor ini juga akan menentukan tingkat kepadatan dan kelenturan aggregat aspal. Pada campuran aspal AC-WC akan membutuhkan abu batu lebih banyak dibandingkan AC-BC karena lapisan AC-WC harus lebih rapat dan kedap terhadap air.
Metode pekerjaan jalan yang baik dan benar dapat dilihat di video dibawah ini : 
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Senin, 15 April 2019

Irigasi Bagi Teknik Sipil

 Jefri Harjawinata     April 15, 2019     Irigasi, Irigasi Bagi Teknik Sipil, irigasi dan teknik sipil, Jenis irigasi, teknik sipil, tujuan irigasi     No comments   

Irigasi
Irigasi merupakan suatu ilmu yang memanfaatkan air untuk tanaman mulai dari tumbuh sampai masa panen. Air tersebut diambil dari sumbernya, dibawa melalui saluran, dibagikan kepada tanaman yang memerlukan secara teratur, dan setelah air tersebut terpakai, kemudian dibuang melalui saluran pembuang menuju sungai kembali. Lantas mengapa orang Teknik Sipil mempelajari ilmu Irigasi ?

Coba perhatikan keterangan ini rekan - rekan sekalian :  Irigasi merupakan usaha untuk mendatangkan air dengan membuat bangunan dan jaringan berupa saluran - saluran untuk mengalirkan air guna keperluan pertanian, membagi-bagikan air ke sawah-sawah atau ladang-ladang dengan cara yang teratur dan membuang air yang tidak diperlukannya lagi, setelah air itu digunakan dengan sebaik-baiknya.
Apakah rekan  - rekan sekalian bisa melihat apa fungsi dari orang teknik sipil dalam proses irigasi ? Ya, fungsi kita adalah sebagai penyedia jasa yang digunakan untuk membuat bangunan dan merencakan jaringan irigasi termasuk memfasilitasi segala hal yang berhubungan dengan jaringan irigasi agar tujuan dari irigasi untuk mengairi sawah dan ladang bisa tercapai. maka, sangatlah penting bagi kita orang sipil, untuk memahami ilmu irigasi. Lantas, Apa saja jenis - jenis irigasi ? 
Irigasi
Sumber : Google.com
A. Jenis – Jenis Irigasi
1). Irigasi Permukaan adalah pengaliran air di atas permukaan dengan ketinggian air sekitar 10 - 15 cm di atas permukaan tanah. Irigasi permukaan merupakan sistem irigasi yang menyadap air langsung di sungai melalui bangunan bendung maupun melalui bangunan pengambilan bebas (free intake) kemudian air irigasi dialirkan secara gravitasi melalui saluran sampai ke lahan pertanian. Di sini dikenal saluran primer, sekunder, dan tersier. Pengaturan air ini dilakukan dengan pintu air. Prosesnya adalah gravitasi, tanah yang tinggi akan mendapat air lebih dulu.

2). Irigasi Lokal  adalah  cara air distribusikan dengan menggunakan pipa. Di sini juga berlaku gravitasi, di mana lahan yang tinggi mendapat air lebih dahulu. Namun air yang disebar hanya terbatas sekali atau secara lokal.

3). Irigasi Penyemprotan adalah irigasi yang biasanya menggunakan cara penyemprotan air atau sprinkle. Air yang disemprot akan seperti kabut, sehingga tanaman mendapat air dari atas, daun akan basah lebih dahulu, kemudian menetes ke akar.

4). Irigasi dengan menggunakan pompa air. Air diambil dari sumur dan dinaikkan menggunakan pompa air, kemudian dialirkan dengan berbagai cara, misalnya dengan pipa atau saluran. Pada musim kemarau irigasi ini dapat terus mengairi sawah.

5). Irigasi Tanah Kering dengan Terasisasi. Negara Afrika yang dikenal sebagai daerah yang kering menggunakan sistem ini. Ada beberapa sistem irigasi untuk tanah kering, yaitu: irigasi tetes (drip irrigation), irigasi curah (sprinkler irrigation), irigasi saluran terbuka (open ditch irrigation), dan irigasi bawah permukaan (subsurface irrigation).
Irigasi
Sumber : Google.com
B. Apa Tujuan Irigasi
Selain untuk mengairi sawah atau lahan pertanian, irigasi juga memiliki tujuan lain, yaitu :
1). Memupuk atau merabuk tanah.  Air sungai juga memiliki zat – zat yang baik untuk tanaman.
2). Membilas air kotor. Biasanya ini didapat di perkotaan. Saluran – saluran di daerah perkotaan banyak sekali terdapat kotoran yang akan mengendap apabila dibiarkan, sehingga perlu dilakukan pembilasan.
3). Kultamase ini hanya dapat dilakukan bila air yang mengalir banyak mengandung mineral, material kasar. Karena material ini akan mengendap bila kecepatan air tidak mencukupi untuk memindahkan material tersebut.
4). Memberantas hama, Gangguan hama pada tanaman seperti sudep, tikus, wereng dan ulat dapat diberantas dengan cara menggenangi permukaan tanah tersebut dengan air sampai batas tertentu.
5). Mengatur suhu tanah, Mengatur suhu tanah, misalnya pada suatu daerah suhu tanah terlalu tinggi dan tidak sesuai untuk pertumbuhan tanaman maka suhu tanah dapat disesuaikan dengan cara mengalirkan air yang bertujuan merendahkan suhu tanah.
6). Membersihkan tanah, Membersihkan tanah, dilakukan pada tanah yang tidak subur akibat adanya unsur-unsur racun dalam tanah. Salah satu usaha misalnya penggenangan air di sawah untuk melarutkan unsur-unsur berbahaya tersebut kemudian air genangan dialirkan ketempat pembuangan.
7). Mempertinggi permukaan air tanah. Mempertinggi permukaan air tanah, misalnya dengan perembesan melalui dinding-dinding saluran, permukaan air tanah dapat dipertinggi dan memungkinkan tanaman untuk mengambil air melalui akar-akar meskipun permukaan tanah tidak dibasahi.

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Kamis, 11 April 2019

Pengadaan Langsung Papua 1 Milyar

 Jefri Harjawinata     April 11, 2019     Pengadaan Barang dan Jasa, Pengadaan Langsung Papua 1 Milyar, Perpres No 84 Tahun 2012, Perpres Nomor 17 Tahun 2019     No comments   

Sumber : Google.com
Mendengar tentang Pengadaan Barang dan Jasa, pasti sudah tidak asing lagi bagi para pelaku jasa konstruksi dan jasa konsultansi. Berkat peraturan presiden nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa secara online ini, maka semua pekerjaan pemerintah dapat kita ikuti dan pantau secara transparan pada situs web pemerintah yang khusus menawarkan pekerjaan - pekerjaan pemerintah misalnya LPSE.LKPP.GO.ID. Tujuan dari Pengadaan barang dan jasa secara online ini salah satunya adalah untuk menghilangkan praktek Korupsi atau Pungli antara pihak Owner dengan penyedia Jasa Konstruksi maupun Jasa Konsultansi. 

Pengadaan merupakan proses kegiatan untuk pemenuhan atau penyediaan kebutuhan dan pasokan barang atau jasa di bawah kontrak atau pembelian langsung untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Pengadaan dapat mempengaruhi keseluruhan proses arus barang karena merupakan bagian penting dalam proses tersebut. Pengadaan dapat dibagi menjadi empat jenis yaitu : 
Sumber : Google.com

1. Pengadaan Barang
Barang publik adalah barang yang pengunaannya terkait dengan kepentingan masyarakat banyak baik secara berkelompok maupun secara umum, sedangkan barang privat merupakan barang yang hanya digunakan secara individual atau kelompok tertentu.

2. Pekerjaan Konstruksi
Pekerjaan Konstruksi adalah keseluruhan atau sebagian rangkaian kegiatan perencanaan dan/atau pelaksanaan beserta pengawasan yang mencakup pekerjaan arsitektural, sipil, mekanikal, elektrikal, dan tata lingkungan masing-masing beserta kelengkapannya, untuk mewujudkan suatu bangunan atau bentuk fisik lain. (Pasal 1 Angka 2 UU Nomor 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi).

3. Jasa Konsultasi
Jasa Konsultansi adalah jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya polah pikir (brainware). Apapun produk dari pengadaan jasa konsultasi namun pada intinya jasa konsultansi memerlukan keahlian tenaga ahli dari berbagai bidang keilmuan sesuai dengan bidang jasa yang dibutuhkan.

4. Jasa Lainnya
Jasa Lainnya adalah jasa yang membutuhkan kemampuan tertentu yang mengutamakan keterampilan (skillware) dalam suatu sistem tata kelola yang telah dikenal luas di dunia usaha untuk menyelesaikan suatu pekerjaan atau segala pekerjaan dan/atau penyediaan jasa selain Jasa Konsultansi, pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi dan pengadaan Barang.

Hampir sebagian besar Provinsi dan Kabupaten di Indonesia sudah menjalankan Peraturan Presiden No 16 Tahun 2018. Provinsi Papua dan Papua Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang sudah menerapkan Pengadaan Barang dan Jasa secara online. Namun ada hal yang menarik pada pengadaan barang dan jasa yang berada di Papua dan Papua Barat yaitu Nilai Pengadaan Langsung yang lebih besar dibandingkan Provinsi lainnya.
(Perpres No 84 Tahun 2012)

Misalnya Perpres No 84 Tahun 2012 tentang Pengadaan Langsung di Provinsi Papua dan Papua Barat awalnya  paling tinggi hanya senilai Rp 500 Juta Rupiah yang diperuntukan kepada OAP (Orang Asli Papua) Namun Perpres terbaru yaitu  Perpres Nomor 17 Tahun 2019 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Untuk Percepatan Pembangunan Kesehjahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, tertanggal 22 Maret 2019 berisi peraturan terbaru tentang besaran Nilai Pengadaan Langsung yaitu sebesar Rp. 1 Milyar untuk OAP. Dengan adanya Perpres ini maka untuk Proyek Penunjukan Langsung untuk OAP (Orang Asli Papua) senilai Rp. 1 Milyar ke bawah. Untuk nilai  Rp. 1 - 2,5 Milyar Lelang tapi yang ikut hanya OAP dan untuk perencanaan Rp 200 Juta wajib diberikan untuk OAP. 
(Perpres No 17 Tahun 2019)
Semoga dengan Peraturan Presiden terbaru ini bisa mendorong rekan - rekan kita di Papua dan Papua Barat untuk memiliki daya saing yang lebih tinggi dan dapat meningkatkan Percepatan dan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat. 

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Rabu, 10 April 2019

Pilih Tenaga Borongan Atau Harian?

 Jefri Harjawinata     April 10, 2019     Perbedaan Borongan dan Harian, Pilih Tenaga Borongan Atau Harian, Tenaga Borongan adalah, Tenaga harian adalah     No comments   

Pilih Tenaga Borongan Atau Harian?

Dalam suatu pekerjaan konstruksi apapun itu, pasti kita membutuhkan tenaga kerja. Dalam memilih tenaga kerja juga tentu kita perlu cermat agar hasil pekerjaan kita memuaskan dan biaya yang dikeluarkan tidak membengkak. Selain itu dalam memberikan upah kepada tenaga kerja tentu kita harus lebih teliti khususnya dalam memilih sistem pembayaran upah seperti apa yang akan kita gunakan.

Ada dua macam sistem pembayaran upah yang sering digunakan didalam suatu pekerjaan konstruksi yaitu Sistem Harian dan Sistem Borongan. Kedua sistem ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing - masing, maka perlu kita ketahui sistem mana yang paling cocok untuk kita gunakan dalam sistem pembayaran upah kerja. 

SISTEM HARIAN
Pada Sistem Harian, kita akan memberikan upah kepada tenaga kerja atau tukang dihitung harian. Kelebihan dari sistem harian ini adalah cocok digunakan untuk pekerjaan berskala kecil seperti penggantian keramik, pengecetan, pemasangan pintu dan jendela atau pekerjaan - pekerjaan skala kecil yang lainnya. Apabila kita tidak cocok dengan hasil pekerjaan dari tukang/pekerja maka kita bisa segera memutuskan pekerjaan tersebut dengan tukang tersebut. 
Kekurangan dalam Sistem Harian adalah kita harus setiap hari mengawasi terus pekerjaan dari tukang tersebut karena apabila tidak diawasi maka kemungkinan tukang tersebut akan mengulur waktu pekerjaan agar pekerjaan lebih lama selesai dan dia bisa mendapatkan upah kerja lebih banyak. 
Saran dari saya sewaktu anda akan menggunakan sistem tenaga harian maka terlebih dahulu tanyakan kepada tukang tersebut, BERAPA LAMA dia bisa menyelesaikan pekerjaan tersebut? apabila menurut anda terlalu lama waktu yang dia minta maka anda perlu melakukan negosiasi waktu dan upah harian yang akan anda berikan kepadanya. Tujuan negosiasi ini adalah anda jadi punya perkiraan harga dan waktu yang akan digunakan. 
Pilih Tenaga Borongan Atau Harian?
Sumber : Google.com
SISTEM BORONGAN
Sistem Borongan adalah dimana kita menyerahkan sebagian atau sepenuhnya pekerjaan kepada mandor/tukang.Sistem borongan dibagi menjadi dua sistem lagi yaitu : 
1. Sistem Borongan Tenaga
Pada sistem borongan tenaga ini, kita hanya akan membayar Tenaga/Orang yang digunakan dalam pekerjaan tersebut. Jadi disini, kepala tukang atau mandor akan menyediakan tenaga atau orang - orang yang dibutuhkan dalam pekerjaan tersebut hingga selesai, dan kita hanya perlu membayarkan tenaga mereka sedangkan semua kebutuhan material atau bahan sekecil apapun itu, menjadi tanggung jawab kita.

2. Sistem Borongan Tenaga dan Material (Penuh)
Pada sistem borongan Tenaga dan Material ini, kita akan membayarkan penuh kepada mandor atau tukang yaitu upah tenaga dan upah material. Jadi disini, kita akan melakukan negosiasi terlebih dahulu soal berapa upah yang diminta untuk membayar tenaga kerja dan belanja material. Biasanya sebelum memutuskan harga, mandor/tukang akan melihat jenis pekerjaan dan material yang akan digunakan jadi kita harus memiliki gambar rencana dan spesifikasi teknisnya. 

Kelebihan dari sistem borongan adalah kita tidak perlu setiap hari mengawasi pekerjaan tersebut, karena pekerjaan sudah menjadi tanggung jawab dari mandor/tukang dan kelebihan lainnya adalah pekerjaan bisa lebih cepat selesai. Sedangkan kekurangan dari sistem borongan ini adalah pekerjaan yang bisa saja tidak rapi karena mandor ingin cepat - cepat menyelesaikan pekerjaannya dan hal lain lagi yang perlu di jaga adalah mandor yang tidak tanggung jawab pekerjaannya hingga selesai padahal kita sudah membayarkan upah yang disepakati. 

Untuk contoh perhitungannya, rekan - rekan sekalian bisa lihat video dibawah ini :

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Senin, 08 April 2019

Cara Input Gambar ke Autocad

 Jefri Harjawinata     April 08, 2019     autocad, Belajar autocad, Cara Input Gambar ke Autocad     No comments   

Sering kali kita membutuhkan gambar, foto, atau logo untuk di masukkan kedalam file kerja gambar autocad kita. Berikut adalah salah satu cara yang bisa kita gunakan untuk insert image ke autocad.

1. Masukan Gambar di Paint

2. Block seluruh gambar (CTRL+A)
3. Copy Gambar (CTRL+C)
4. Buka Autocad

5.  Ke bagian Edit dan Pilih Paste Special
6. Pilihan ikuti sesuai di gambar dibawah, kemudian pilih OK


7. Gambar kemudian akan masuk ke autocad dan atur ukurannya sesuai keinginan.

Untuk lebih jelasnya, bisa lihat tutorialnya youtubenya disini.



Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Jumat, 05 April 2019

Perhitungan Biaya Pembuatan Rumah Minimalis

 Jefri Harjawinata     April 05, 2019     borongan kerja, harga borongan, minimalis, Perhitungan Biaya Pembuatan Rumah Minimalis, rumah     No comments   

Sumber : Google.com
Rumah menjadi kebutuhan pokok bagi setiap orang, tidak mungkin kita mau terus ngontrak atau ngekost seumur hidup kan? Berapa biaya yang harus kita keluarkan untuk membayar kost/kontrakan tiap bulan atau tiap tahun? jika dihitung - hitung bisa saja biaya yang kita keluarkan untuk membayar kost/kontrakan sudah bisa kita buatkan rumah pribadi. Ya, tapi apa daya, karena keterbatasan ekonomi, kita harus tinggal di kost/kontrakan dulu sambil menabung untuk membeli atau membuat rumah pribadi idaman kita sendiri. 

Membeli dan membangun rumah sendiri di jaman sekarang ini bukanlah sesuatu yang mudah, karena harga tanah dan bahkan harga - harga meterial setiap tahunnya mengalami kenaikan. oleh sebab itu harga rumahpun semakin mahal, baik rumah yang disediakan developer maupun rumah yang kita buat sendiri. Maka sekarang ini muncullah ide - ide baru dalam desain bangunan yang keren, indah, namun tetap ekonomis, yaitu konsep desain Rumah Minimalis. Apa yang dimaksud dengan Rumah Minimalis ?
Sumber : Google.com
Pengertian Rumah Minimalis 
Dalam desain arsitektur rumah minimalis modern, desain digunakan untuk menyampaikan pesan kesederhanaan. Bentuk-bentuk dasar geometris, tidak adanya hiasan, penggunaan bahan-bahan yang sederhana dan pengulangan struktur merupakan ciri khas minimalis. Pencahayaan yang alami membuat bangunan terlihat sederhana dan bersih. Arsitek minimalis mempunyai motto “listen to figure”, dengan mencari esensi kesederhanaan dengan menemukan kembali kualitas berharga dalam bahan yang sederhana dan umum.
Jadi konsep desain rumah minimalis adalah desain rumah yang terlihat sederhana dan ekonomis. Lantas berapa biaya yang harus kita keluarkan untuk membuat rumah minimalis? Nah...... jadi kita perlu membagi dulu kedalam bagian - bagian yang lebih kecil yaitu aspek - aspek apa saja yang terlibat didalam pembuatan rumah minimalis ini, yaitu :
Sumber : Google.com
1) Biaya Tenaga Kerja
2) Biaya atau Harga Tanah
3) Biaya lain - lain

1) Biaya Tenaga Kerja
Didalam pekerjaan membangun rumah minimalis dibutuhkan tenaga kerja. Umumnya tenaga kerja diberikan upah dengan sistem kerja Harian dan Borongan. 
Sistem kerja harian yaitu tenaga kerja akan dihitung pembayarannya setiap hari yaitu 8 jam kerja dalam sehari, dan harga tenaga kerja bisa berbeda - beda tergantung jabatan/keahlian/daerah dimana pekerjaan tersebut berlangsung. 
Kemudian sistem kerja Borongan. Kerja Borongan dibagi menjadi dua, yaitu borongan tenaga kerja dan borongan penuh yaitu tenaga kerja dan material.

2) Biaya Harga Tanah
Biaya harga tanah bergantung daerah dan lokasinya masing - masing karena setiap daerah tentu punya harga tanah yang berbeda - beda setiap meter perseginya.

3) Biaya lain - lain
Biaya yang bisa termasuk dalam bagian ini adalah biaya perencanaan apabila kita menggunakan jasa perencana untuk membuatkan desain rumah minimalis sesuai keinginan kita. Kemudian biaya - biaya tambahan lain adalah apabila saat masa pembangunan, kita ingin menambahkan sesuatu yang baru yang tidak ada dalam kesepakatan awal pekerjaan dimulai, misalnya pada rencana gambar desain yang kita buat tidak terdapat pagar, tetapi ketika masa pembangunan, kita ingin menambahkan pagar, maka tentu saja kita harus menambahkan anggaran kita yaitu kurang lebih 10% dari total anggaran pembangunan. 

Nah sekarang mari kita lihat satu contoh, bagaimana caranya kita menghitung anggaran atau dana yang dibutuhkan untuk membuat satu rumah minimalis. Kita akan membuat satu rumah dengan ukuran 36 m2.




Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Kamis, 04 April 2019

Gedung Yang Memiliki Air Terjun Tertinggi Di Dunia

 Jefri Harjawinata     April 04, 2019     Gedung megah, Gedung Yang Memiliki Air Terjun Tertinggi Di Dunia, Guizhou, Waterfall Building     No comments   

Kalau berbicara tentang jenis - jenis konstruksi yang luar biasa besar dan megah, baik dari segi estetika ataupun kerumitan pembangunannya maka selain Uni Emirat Arab tentu saja Cina juga adalah salah satu negara yang bisa dikategorikan sebagai negara yang bisa menjadi contoh bagi negara lain khususnya dalam perkembangan di dunia konstruksi sipil maupun arsitektur.

Salah satu konstruksi yang luar biasa besar dan megah ini adalah sebuah bangunan di provinsi Guizhou di barat daya negeri tirai bambu ini yaitu bangunan bernama Liebian International Plaza. Gedung pencakar langit ini dibangun oleh sebuah perusahaan konstruksi di Cina yaitu Guizhou Ludiya Property Management. Gedung ini memiliki ketinggian 121 meter namun bukan itu yang menarik karena sebenarnya masih banyak gedung yang lebih tinggi dari gedung ini tetapi gedung ini memiliki Air Terjun Tertinggi di dunia dengan ketinggian 108 meter. Apa ? Gedung memiliki Air Terjun ? gimana sih ?  Jika biasanya gedung memiliki kolam renang di bagian atasnya maka gedung Liebian International Plaza ini membuat sesuatu yang tidak biasa yaitu air terjun di gedungnya.

Gedung Air Terjun
Sumber : Google.com
Jika ingin mengaktifkan air terjun ini, maka diperlukan waktu dua jam untuk persiapan dan dibutuhkan empat buah pompa air berdaya 185 kilowatt untuk menaikkan air dari basement bangunan hingga ke ketinggian 108 meter di atas gedung. Bahkan untuk satu jam pertunjukan air terjun ini perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp. 1,7 Juta/Jam, hanya untuk membayar listriknya. Luar Biasa !!

Gedung Air Terjun
Sumber : Google.com
Nah karena desain dan tagihan listriknya yang tidak biasa ini maka timbulah pro dan kontra pada masyarakat di kota Guizhou maupun diseluruh dunia. Sebagian orang berpikir bahwa gedung ini bisa menjadi icon dan daya tarik pariwisata bagi kota Guizhou mengingat kota ini memiliki air terjun alami terbesar di Cina yang sudah terkenal di seluruh dunia yaitu Air Terjun  Huangguoshu. Namun tidak sedikit juga yang merasa bahwa pembangunan gedung ini merupakan suatu pemborosan bagi negara dan pihak investor. 
Gedung Air Terjun
Sumber : Google.com
Namun terlepas dari semua itu, tentunya kita sebagai Civil Engineer bisa mempelajari bagaimana luar biasanya bangunan ini dibuat yang tentunya membutuhkan perencanaan dan pelaksanaan yang sangat baik, metode kerja yang baik, dan mempertimbangkan dampak terhadap lingkungan dan sosial disekitar kita. 
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Rabu, 03 April 2019

Teknologi Baru, Genteng Surya

 Jefri Harjawinata     April 03, 2019     Genteng surya, solar panel, teknologi genteng     No comments   

Salam sipil untuk kita semua kawan - kawan. Pada artikel ini kita mau bahas suatu teknologi baru yang bisa digunakan pada pekerjaan sipil yaitu khususnya adalah pekerjaan atap.

Apakah ada dari kawan - kawan sekalian yang pernah mengetahui atau mungkin pernah mengerjakan jenis pekerjaan seperti ini ? jika ada, boleh kita berbagi ilmunya di blog ini dengan berkomentar di bagian bawah kolom komentar. 

Jika biasanya atap rumah menggunakan penutup atap genteng yang terbuat dari tanah liat, maka kali ini kita mau bahas tentang sebuah teknologi yang baru sebagai alternatif pengganti atap genteng tanah liat biasa yaitu atap Genteng Surya.

Sumber : engineeringdiscoveries.com

Genteng Surya adalah sebuah penemuan baru yang dapat membantu dalam menghemat energi dan mengurangi tagihan listrik anda. Sistem kerjanya hampir sama dengan penggunaan solar panel yaitu mengkonversi tenaga surya menjadi energi listrik secara langsung atau sering dikenal sebagai Photovoltaic (PV).
Sumber : engineeringdiscoveries.com

Jika umumnya solar panel digunakan untuk menjadi sumber energi yang ramah lingkungan, mengurangi dampak lingkungan dan menjadi solusi dalam menghemat energi listrik maka sama halnya dengan Genteng Surya ini. Penggunaan genteng surya ini menjadi solusi ataupun alternatif untuk menggantikan genteng tanah liat biasa yang ada saat ini. Bahan yang digunakan pada pembuatan Genteng Surya ini sebenarnya sama saja dengan genteng biasa yang ada saat ini yaitu menggunakan tanah liat, hanya bedanya pada genteng surya ini ditanamkan sebuah panel surya kecil didalamnya. Fungsi panel surya kecil ini adalah menangkap sinar matahari sebagai sumber tenaganya.  

Bentuk dari Genteng surya ini juga mirip dengan genteng biasa dan ada juga bentuk genteng surya yang memiliki nilai estetika yaitu bentuk yang transparan. Genteng surya ini sangat tahan terhadap semua kondisi cuaca meskipun terbuat dari Plexiglas atau Polimetil Metakrilat (PMMA). Bahan ini bahkan jauh lebih baik karena memungkinkan matahari masuk melalui atap. 
Sumber : engineeringdiscoveries.com

Sekian sedikit informasi yang bisa saya bagikan, silahkan jika ada rekan - rekan yang lebih berpengalaman dalam hal ini dan pernah ketahui informasi tentang genteng surya namun belum saya tuangkan dalam artikel ini, maka mohon komentarnya untuk berbagi ilmunya yang bermanfaat, Terimakasih. 

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Selasa, 02 April 2019

Cara Cepat Hitung Kebutuhan Primecoat dan Tackcoat

 Jefri Harjawinata     April 02, 2019     Kebutuhan, perkerasan lentur, Primecoat, Tackcoat     No comments   

Salam sipil buat kita semua, senang bisa ketemu lagi dengan kalian pada artikel kali ini. Pada artikel kali ini sesuai dengan judulnya, kita mau mengetahui bagaimana caranya menghitung volume kebutuhan dari Tack Coat dan Prime Coat pada pekerjaan beton aspal.

Saya anggap rekan - rekan sekalian yang membaca artikel ini sudah mengetahui tentang apa itu tackcoat dan primecoat. Namun jika belum tahu, maka saya sarankan terlebih dahulu membaca artikel saya tentang apa itu tackcoat dan primecoat. 

Oke langsung saja, kita bahas contoh soal perhitungan kebutuhan tack coat dan prime coat pada ruas jalan berikut ini. 

Tackcoat, Primecoat
Sumber : Google.com

Contoh Soal 1 :
 
Kita akan mengerjakan sebuah ruas jalan dengan ukuran ruas jalan sebagai berikut : 

Diketahui : 
Lebar jalan = 3,5 m
Panjang Jalan = 1 Km = 1000 meter
Kebutuhan Tackcoat per m2 = 0,15 - 0,50 Liter/m2

Pertanyaan : 
Berapa liter kebutuhan Tackcoat yang digunakan pada ruas jalan tersebut ?

Penyelesaian :
Luas Jalan = 1000 meter x 3,5 meter = 3500 m2
Kebutuhan Tackcoat rata - rata = 0,15+0,50 = 0,65 / 2 = 0,325 m2
Maka kebutuhan tackcoat pada ruas jalan tersebut adalah = 3500 m2 x 0,325 m2 = 1137 Liter atau bisa dibulatkan 1140 Liter


Contoh Soal 2 : 
Kita akan mengerjakan sebuah ruas jalan dengan ukuran ruas jalan sebagai berikut : 

Diketahui : 
Lebar jalan = 3,5 m
Panjang Jalan = 1 Km = 1000 meter
Kebutuhan Primecoat per m2 = 0,4 - 1,3 Liter/m2

Pertanyaan : 
Berapa liter kebutuhan Primecoat yang digunakan pada ruas jalan tersebut ?

Penyelesaian :
Luas Jalan = 1000 meter x 3,5 meter = 3500 m2
Kebutuhan Primecoat rata - rata = 0,40+1,3 = 1,70 / 2 = 0,85 m2
Maka kebutuhan primecoat pada ruas jalan tersebut adalah = 3500 m2 x 0,85 m2 = 2975 Liter atau bisa dibulatkan 3000 Liter
Gimana rekan - rekan sekalian, Mudahkan? Pastinya dong. 
Baiklah, saya rasa artikel kali ini cukup sampai disini ya. Terimakasih sudah berkunjung dan salam sipil untuk kita semua. 
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Popular Posts

  • Konversi Kuat Tekan Beton F'c (MPa) ke K (Kg/cm2)
    Sumber : Google.com Beton terkenal karena kekuatannya dalam menahan gaya tekan. Kuat tekan beton merupakan parameter dari mutu/kualitas beto...
  • Mahasiswa Teknik Sipil Wajib Baca!! Istilah Proyek di Lapangan
    Sebelumnya saya senang mengucapkan selamat karena kamu sangat beruntung jika kamu adalah seorang mahasiswa teknik sipil yang sedang membaca ...
  • Membuat Laporan Harian, Mingguan, Bulanan
    Apa sih itu Laporan Harian, Laporan Mingguan, dan Laporan Bulanan? dan Bagaimana sih cara membuatnya? Bisa jadi inilah pertanyaan yan...
  • CARA MENENTUKAN TIPE RUMAH
    Apa sih maksudnya TIPE RUMAH 21, 36, 45, 54 dll ? seringkali para developer menawarkan jasa pembuatan rumah ataupun menjual rumah dengan me...

Follow Kami

  • Follow on Twitter
  • Like on Facebook
  • Subscribe on Youtube
  • Follow on Instagram

HALAMAN

  • Home
  • About Me

Blog Archive

  • ▼  2025 (2)
    • ▼  Agustus (2)
      • APA ITU RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)
      • Jenis - Jenis Fisher dan Fungsinya
  • ►  2024 (12)
    • ►  November (11)
    • ►  Oktober (1)
  • ►  2022 (2)
    • ►  September (2)
  • ►  2021 (11)
    • ►  Oktober (4)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2020 (8)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2019 (30)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (4)
  • ►  2018 (17)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (11)
  • ►  2017 (16)
    • ►  April (10)
    • ►  Maret (6)
  • ►  2016 (2)
    • ►  April (2)
  • ►  2014 (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)

Laporkan Penyalahgunaan

Pengikut Blog

Daftar Pengunjung Blog

MOTTO PENULIS

Sebanyak apapun Ilmu yang anda miliki, itu tidak akan berguna jika hanya untuk DIRI SENDIRI - Admin

Copyright © Ilmu Dasar Teknik Sipil | Powered by Blogger
Design by Hardeep Asrani | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates